Sejarah
Bab I. Perkembangan kehidupan msyarakat pada pra aksara di Indonesia
I. Pengertian :
1. Zaman Pra sejarah /zaman pra aksara : Adalah Zaman sebelum manusia mengenal tulisan
2. Zaman sejarah : Adalah zaman setelah manusia mengenal tulisan
II. Pembagian Zaman pra sejarah berdasarkan kebudayaannya
Bangsa Indoesia memasuki zaman sejarah kurang lebih 400 M, dengan ditemukannya prasasti dikerjaan kutai (Kaltim) dan di kerajaan Tarumanegara (Jabar) yang menggunakan Huruf Palawa dan bahasa San sekerta.
III. Pembagian Zaman pra sejarah berdasarkan kebudayaannya
1. Paleolithikum (zaman batu tua)
2. Mesolithikum (zaman batu pertengahan)
3. Neolithikum (zaman batu muda)
4. Megalithikum (zaman batu besar)
5. Zaman perunggu
6. Zaman Besi
Ciri-cirinya :
1. Hidupnya berpindah-pindah (Nomaden)
2. Makanan mengambil dari alam (Food Gathering)
3. Alat-alat terbuat dari batu kasar
Contoh : kapak genggam
Mesolithikum
Ciri-cirinya :
2. Makanan mengambil dari alam (Food Garhering)
3. Alat-alat terbuat dari batu agak halus
Contoh : kapak pebble
Ciri-cirinya :
1. Hidupnya menetap (Sadenter)
2. Makanan memproduksi sendiri (Food produching)
3. Alat-alat terbuat dari batu yang sudah di haluskan
Contoh : kapak lonjong
4. Sudah berbaju
Megalithikum
Ciri-cirinya :
1. Hidupnya menetap (Sadenter)
2. Makanan memproduksi sendiri (Food produching)
3. Sudah berbaju
4. Sudah bisa membuat alat-alat seperti :
- Menhir adalah tugu batu yang digambari arwah nenek moyang
- Dolmen adalah meja batu
- Sarkofagus adalah kuburan dari batu yang berbentuk lesum
- Keranda kubur peti batu
- Waruga kubur adalah batu berbentuk kubur
- Punden berundak-undak
- Arca (patung)
Zaman Perunggu
Ciri-cirinya :
Sudah mengenal tehnik perundagian
yaitu tehnik pencampuran logam
Peninggalannya :
- Nekara
nekara adalah alat dari perunggu berbentuk dandang yang digunakan untuk ritual seperti animisme dan dinamisme

- Moko
moko adalah nekara yang lebih kecil

Zaman besi :
Ciri-cirinya :
ciri utamanya sudah dapat membuat alat-alat dari besi
contoh nya :
- sudah bisa membuat ta panah

IV. Manusia Purba
Manusia purba di bagi menjadi 3 jenis
1. Meganthropus
2. Pithecanthropus
3. Homo
Meganthropus
Ciri-cirinya :
1. Berbadan tegap
2. Tulang pipi tegap
3. Otot kunyah kuat
4. Tidak berdagu
5. Makanan tumbuh-tumbuhan
*Ditemukan oleh von koenigswald di sangirangjawa tengah tahun 1936 beberapa rahang bawah*
Pithecanthropus
Pithecan : kera
anthropus : manusia
manusia kera
Ciri-cirinya :
1. Tinggi badan 165-180 cm
2. Otot kunyah tidak sekuat meganthropus
3. Berbadan tegap
4. Tidak berdagu
5. Makanan bervariasi
Jenis-jenis Pithecanthropus :
1. Pithecanthropus Mojokertensis (Manusia kera dari mojokerto)
Ditemukan di Mojokerto Jawa Timur oleh Von Koenigswald pada tahun 1936
2. Pithecanthropus Erectus (Manusia kera yang berjalan tegak)
Ditemukan oleh Eugent Dubois di Trinil lembah Bengawan Solo Jawa Tengah
3. Pithecanthropus Soloensis (Manusia kera dari Solo)
Ditemukan oleh Von Koenigswald dan Oppenorth di Ngandong tepi Bengawan Solo Jawa Tengah
Homo : Manusia
Homo Wajakensis : Manusia dari Wajak, ditemukan di desa Wajak, Tulung agung Jawa Timur. Oleh Eugent Dubois
Homo Soloensis : Manusia dari Solo ditemukan oleh Von Koenigswald dan Weidenrich
Homo Afrikanus : Manusia dari Afrika Timur
Homo Pekingnensis : Manusia dari China
Homo Neanderthalensis : Manusia dari lembah Neander, Jerman
Homo Sapiens : Manusia cerdas
Ciri-ciri Homo :
1. Tinggi badan 130-210 cm
2. Otot kunyah dan gigi sudah menyusut
3. Tonjolan kening sudah berkurang
4. Sudah berdagu








