Senin, 30 Mei 2011

Televisi Digital, Televisi masa depan

Televisi Analog 
      Televisi analog adalah televisi yang umum kita jumpai saat ini. Disebut analog karena data (isi siarannya) berbenruk analog. Siaran analog dilakukan dengan cara merekam gambar dan suara, lalu mengubahnya menjadi gelombang, kemudian gelombang ini di pancrakan oleh stasiun ke televisi. Gelombang ini diterima oleh antena televisi di rumah kita. Mesin televisi kita lalu mengubah gelombang itu menjadi gelombang dan suara yang kita tonton. Begitulah cara kerja TV analog.
      Jenis gelombang yang dipancarkan oleh stasiun televisi adalah VHF/UHF. Dalam siaran analog, gelombang ini di pancarkan terus menerus setiap detik menunjukan kecepatan gelombang itu. Jika dalam satu detik dipancarkan oleh gelombang 20x maka kecepatan gelombangnya berarti 20 Hertz. Hertz (Hz) adalah satuan ukur kecepatan gelombang.











Televisi Digital
     Pada dasarnya cara kerja televisi digital tak beda jauh dengan analog. Stasiun pemancar televisi juga menggunakan gelombang VHF/UHF, hanya isi siarannya berbentuk digital.
     Penyiaran dalam bentuk digital memiliki banyak keuntungan
. Isi siaran dapat dikirim dengan baik meskipun lalu lintas gelombang sangat padat. Dalam penyiaran analog, semakin jauh kita dari stasiun pemancar, sinyal yang kita terima semakin melemah. Akibatnya, gambar yang muncul akan terlihat jelek
     Dalam penyiaran digital, sinyal akan tetap menyampaikan gambar yang jernih sampai batas sinyal itu hilang.
Jadi, dalam siaran digital, kita tidak akan menemui gambar yang bergoyang-goyang atau tidak jelas. kita hanya akan menerima gambar yang jernih atau tidak ada gambar sama sekali (jika di tasiun televisi sedang ada masalah).


Kelebihan Televisi Digital
     Televisi digital memiliki banyak kelebihan. Sinyal digital mampu  mengirimkan data dengan cepa, isinya lebih banyak, dan tingkat kesalahanya sangat kecil. Hal ini membuat gambar yang ditampilkan televisi digital lebih bagus dari pada televisi analog.
     Dengan sinyal digital, jumlah siaran dapat ditambah lebih banyak. Sebab satu saluran pada televisi digital dapat diisi 4-6 program siaran. Sinyal digital pun mampu bergerak lincah meskipun lalu lintas siaran sangat padat. Berbeda dari sinyal analog yang memerlukan jalan yang lengang untuk melaju kencang.